5 Langkah Membuat Event Pelatihan yang Efektif

02 Nov 2021

Pelatihan adalah aktivitas yang bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia dan kinerja individu atau kelompok. Dengan demikian, kegiatan atau event pelatihan dirancang sedemikian rupa agar dapat mencapai tujuan.

Sebagai penyelenggara, menyusun sebuah rencana kegiatan pelatihan untuk peserta memang tidak semudah yang dibayangkan. Ada banyak pertimbangan yang sering dilakukan sebelum memutuskan semua jenis kebutuhan untuk menjalankan kegiatan pelatihan tersebut.

Menyusun kegiatan pelatihan biasanya meliputi bagaimana perencanaan, cara pelaksanaan dan juga laporan hasil akhir yang harus dicapai dalam sebuah kegiatan pelatihan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda jadikan pedoman untuk membuat event pelatihan.

  1. Buat rencana pelatihan

    Perencanaan yang baik merupakan salah satu tolak ukur untuk menilai bagaimana pelaksanaan dan hasil dari sebuah kegiatan. Maka dari itu rencanakanlah event kegiatan Anda semaksimal mungkin agar mendapat hasil yang sesuai harapan. 

    Buatlah daftar semua kebutuhan yang harus dipenuhi guna menunjang kegiatan pelatihan tersebut. Hal ini bisa dimulai dengan cara mengidentifikasi dan menilai apa saja yang akan diperlukan untuk kegiatan pelatihan. 

    Kebutuhan event pelatihan harus disesuikan dengan jenis pelatihan dan juga target pesertanya. Maka dari itu buatlah rencana strategis baik untuk bisnis atau perusahaan anda maupun sumber daya manusianya.

  2. Menetapkan tujuan kegiatan pelatihan

    Dengan mengetahui apa saja kebutuhan suatu kegiatan pelatihan tentu akan memudahkan anda mengidentifikasi setiap keahlian dan kebtuhan peserta pelatihan. 

    Tujuan kegiatan pelatihan perlu di analisis agar dapat menciptakan kegiatan pelatihan yang efektif sesuai dengan target yang diharapkan.

  3. Buat materi yang sesuai untuk pelatihan

    Langkah selanjutnya adalah dengan membuat materi untuk jenis pelatihan yang akan diselenggarakan, seperti membuat teori pembelajaran, desain instruksional, konten, materi dan elemen pelatihan lainnya.

    Sumber daya dan metode penyampaian pelatihan juga harus dirinci. Saat mengembangkan program, tingkat pelatihan dan gaya belajar peserta juga perlu dipertimbangkan. Hal ini bisa dilakukan dengan memulai mengajukan quisioner yang berisi apa saja yang dibutuhkan peserta dan bagaimana cara belajar para peserta yang terdaftar.

  4. Evaluasi dan Revisi Pelatihan

    Langkah terakhir adalah kegiatan pelatihan yang harus terus dipantau. Seluruh rangkaian kegiatan perlu dievaluasi untuk menentukan apakah itu akan berhasil dan memenuhi tujuan pelatihan. 

    Kritik dan saran harus diperoleh dari semua yang terlibat dalam kegiatan pelatihan ini. Hal ini bertujuan untuk menentukan efektivitas program dan isntruktur serta pengetahuan atau perolehan keterampilan.

    Menganalisis umpan balik ini akan memungkinkan penyelenggara kegiatan pelatihan dapat mengidentifikasi setiap kelemahan dan program. Pada titik ini, program pelatihan atau rencana Tindakan dapat direvisi jika tujuan atau harapan tidak tercapai.

  5. Menggunakan aplikasi manajemen pelatihan

    Selain memikirkan persiapan materi yang akan disampaikan untuk memenuhi kegiatan pelatihan ada hal yang tidak kalah penting untuk dikerjakan yaitu administrasi dalam kegiatan pelatihan. 

    Aplikasi manajemen pelatihan dapat digunakan oleh berbagai kalangan seperti penyedia pelatihan staf internal, penyedia Pendidikan masyarakat, keanggotaan organisasi dan penyedia pelatihan komersial. 

    Aplikasi manajemen pelatihan sangat bagus untuk membantu anda menyelesaikan masalah administrasi. Anda bisa menggunakan TRAINO untuk menciptakan efisiensi pada kegiatan pelatihan yang anda selenggarakan.

    TRAINO merupakan solusi unutk manajemen pelatihan anda karena membantu secara bisnis kegiatan pelatihan anda secara professional dan komersial sehingga dapat semakin terlihat progress penjualannya.